PolresSanggau - Kecelakaan lalu lintas antara Mobil Toyota Innova warna Hijau Stabilo yang dikemudikan MZA dengan mobil Mitsubishi L Truck warna Kuning yang dikemudikan HK dan Mobil Daihatsu Sigra warna Abu-abu Metalik yang dikemudikan AM terjadi di Jalan Raya Batang Tarang, Desa Senyabang, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Sabtu (17/4).

KETAPANG, - Gempa tektonik bermagnitudo 5,0 terjadi di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat Kalbar, Jumat 1/7/2022 pukul WIB. Posisi persis gempa berada di koordinat Lintang Selatan, Bujur Timur atau sekitar 25 kilomater dari Pantai Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang. Salah satu warga Kecamatan Kendawangan, Efenndi Yusuf, mengaku sempat merasakan getaran gempa bumi dia, getaran terasa seperti mobil truk lewat di depan rumah. Baca juga Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Ketapang Kalbar Selama 5 Detik"Getarannya buat saya terbangun dan keluar rumah. Warga lain juga banyak yang keluar," kata Efenndi saat dihubungi, Jumat pagi. Efenndi menyebutkan, kejadian hanya beberapa detik dan tidak ada bangunan yang rusak. "Hanya saja, warga sempat ke laut, melihat apakah air laut naik apa tidak, panik takut terjadi sesuatu atau gempa susulan," ucap Efenndi. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Rahadi Oesman Ketapang Heru Sukoco mengatakan, gempa terjadi selama 4 detik dengan kedalaman 10 kilometer di dasar laut.
KETAPANG- Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana membenarkan, bahwa pada Selasa, 02 November 2021, sekira pukul 14.00 wib, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sebuah Truk roda 6 dengan sebuah sepeda motor Honda Vario di Simpang Empat Rumah Sakit dokter Agoesdjam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang yang mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia []
PONTIANAK - Berikut berita Kalbar Populer hari ini Jumat 19 Mei 2023 dimulai dengan berita Tidak Lampirkan Bukti Visum Korban Pencabulan, Tiga Polisi di Pontianak Dilaporkan ke Polda Kalbar. Selanjutnya, Mahfud MD Sebut Ada Industri Hukum di Kalbar, Kejati Kalbar Siap Sanksi Oknum Jaksa Nakal. Lalu, Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Tabrak Satu Keluarga di Landak, Dua Orang Meninggal Dunia. Sedangkan terakhir, Terdakwa Pengasuh Cabul di Ketapang Divonis Mati, Pemerhati Anak Sudah Memenuhi Rasa Keadilan. Simak rangkuman 4 berita Kalbar Populer pilihan hari ini • Sebuah Rumah di Jalan Pulau Natuna Singkawang Barat Terbakar 1. Tidak Lampirkan Bukti Visum Korban Pencabulan, Tiga Polisi di Pontianak Dilaporkan ke Polda Kalbar Penasehat Hukum Korban Dewi Aripurnawati saat menunjukkan surat laporan ke Bidpropam Polda Kalbar. Rabu 17 mei 2023. PONTIANAK - Tiga personel dari Satreskrim Polresta Pontianak dilaporkan ke Bidpropam Polda Kalbar atas dugaan tidak profesional dalam menjalankan tugas. Tiga personel tersebut dilaporkan karena tidak melampirkan bukti visum et repertum di dalam berkas penyidikan kasus pencabulan anak dibawah umur. Didampingi ketua Yayasan Nanda Dian Nusantara, Devi Tiomana yang juga ketua Jaringan Perlindungan Anak Kalbar serta Penasehat Hukumnya Dewi Aripurnawati, ibu korban melaporkan tiga personel tersebut pada Rabu 17 mei 2023. Baca selengkapnya di sini 2. Mahfud MD Sebut Ada Industri Hukum di Kalbar, Kejati Kalbar Siap Sanksi Oknum Jaksa Nakal Menkopolhukam Mahfud MD. Dok. PONTIANAK - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Menkopolhukam Mahfud MD menyampaikan adanya fenomena industri hukum di Kalbar. Mahfud MD menyampaikan, bahwa adanya keresahan kepala daerah satu diantaranya Gubernur Kalbar Sutarmidji, karena ditengah proyek pembangunan yang sedang berlangsung, ada oknum Jaksa yang melakukan pemeriksaan dugaan korupsi, dan diduga melakukan Pemerasan. Terkait hal tersebut, Kejaksaan Tinggi Kalbar melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalbar Pantja Edi Setiawan menyampaikan pihaknya akan segara menindaklanjuti informasi tersebut. Baca selengkapnya di sini • Kemenag Kalbar Akan Telusuri Faktor CJH yang Belum Lakukan Pelunasan Biaya Haji
KalbarOnline Ketapang - Jalan D.I Panjaitan di mulai dari bundaran RSUD dr. Agoes Djam sampai dengan perempatan depan Mapolres Ketapang sedang dalam perbaikan. Namun, perbaikan itu dikeluhkan warga pengguna jalan dikarenakan jalan jadi berdebu dan rawan terjadi kecelakaan akibat kerikil dari sisa material pembangunan yang berserakan.
Lokasi kecelakaan lalu lintas di Jalan Ketapang Sukadana kilometer kilometer 52 Desa Kuala Tolak Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa 5/7/2022 malam. [agus] Ketapang Suara Kalbar – Sepasang suami istri meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Ketapang Sukadana kilometer kilometer 52 Desa Kuala Tolak Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa 5/7/2022 malam. Tak lama setelah kejadian, sang istri AM 23 meninggal dunia. Meski sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tak bisa diselamatkan. Beberapa jam kemudian, tepatnya pada subuh harinya, sang suami LEG 39 juga menyusul istrinya meninggal dunia akibat menderita luka serius. “Setelah kejadian istrinya yang meninggal, rupanya subuh setelahnya, suaminya juga meninggal, innalillahi wainnailaihi rajiun,” ujar Kasi Humas Polres Ketapang IPTU Laury, Rabu 6/7/2022 malam. Meski ayah ibunya meninggal dunia, sang anak yang baru berusia 4 tahu selamat dari maut. Kini anak tersebut masih dirawat di sebuah rumah sakit di Kota Ketapang guna mendapatkan perawatan medis. Sementara itu Desti 23 tetangga korban mengatakan, korban meninggalkan dua orang anak yang masih duduk di bangku sekolah kelas 3 SD dan adiknya berusia yang masih 4 tahun. “Anaknya laki-laki semua. Suaminya guru ngajar di Satong, kalau istrinya IRT. Mereka tinggal di rumah dinas guru di Satong,” ujar Desti. Desti mengatakan, keduanya disemayamkan di rumah duka Jalan Matan depan Gang Putat Kelurahan Mulia Baru Kecamatan Delta Pawan. “Dia udah lama tidak ke Mulia Baru, tapi setiap main ke sini selalu ramah ke tetangga. Die tinggal di rumah dinas guru Satong. Udah lama Ndak ke Mulbar. Jenazahnye bawa ke Mulbar karne rumah abangnye,” ujar Desti. Kronologi Kejadian Kapolres Ketapang melalui Kapolsek Matan Hilir Utara IPDA Made Adyana menjelaskan kronologi awal kejadian. “Sebuah truck tangki jenis Mitsubishi nomor plat H 1473 MD yang dikendarai oleh SA 32 melaju dari arah Ketapang menuju ke Sukadana, truk tersebut berusaha mendahului sepeda motor Honda Beat KB 2561 ZI yang dikendarai oleh LEG 39, yang membawa AM 23 dan DI 4,” paparnya. Disaat truk menyalip, lanjut Made, dari arah berlawanan juga melaju truck tangki bermuatan minyak CPO nomor polisi H 1323 LE yang dikendarai SU. Akibatnya kedua body truk tersebut berbenturan. “Truk yang dikendarai oleh SA keluar jalur dan bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh LEG sehingga membuat sepeda motor tersebut terpental ke sebelah kiri jalan dan sempat menabrak sebuah kendaraan sepeda motor Yamaha Vega milik seorang warga yang sedang terparkir di pinggir jalan,” tuturnya. Kuatnya benturan, membuat pengendara Honda Beat yakni LEG, AM dan DI terpental ke pinggir jalan. Ketiganya mengalami luka parah di sekujur tubuh. Bahkan AM 23 sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak bisa diselamatkan. Sementara dua unit truk yang juga terlibat kecelakaan mengalami pecah ban. Keduanya kemudian tumbang ke kiri dan kanan bahu jalan. “Truk tangki bermuatan minyak CPO bernomor plat H 1323 LE yang dikendarai oleh SU yang tumbang dan menumpahkan minyak CPO yang dibawanya sehingga membuat kondisi jalan licin dan sempat mengganggu arus lalu lintas,” ujar Made. Guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas, anggota Polsek Matan Hilir Utara bersama Unit laka lantas Polres Ketapang melakukan pengaturan dan pengamanan lokasi kecelakaan untuk menghindari adanya kendaraan lain yang tergelincir dikarenakan jalan licin. Kecelakaan lalu lintas tersebut kini masih ditangani Unit Laka Lantas Polres Ketapang dengan melakukan olah TKP, memeriksa beberapa saksi serta memintai keterangan kedua sopir truk. IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
TRIBUNKALTENGCOM, PONTIANAK - Kecelakaan di Kalbar, seorang pengendara mobil benisial JA (30) diamuk massa lantaran melarikan diri usai menabrak sejumlah orang di jalanan Kota Pontianak. Kejadian itu berawal di Jalan Husein Hamzah mobil bernomor Polisi KB 1147 terlibat kecelakaan dengan mobil lain, Selasa (2/8/2022).

Kecelakaandi Jalan Raya Ketapang - Siduk Desa Sungai Awan Kanan Kecamatan Maura Pawan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. "Akibat senggolan tersebut, sepeda motor yang dikendarai Julaikha hilang kendali sehingga tumbang yang mengakibatkan Julaikha dan Devi terjatuh ke arah bawah truk dengan posisi kepala keduanya terlindas ban belakang truk

. 377 457 124 339 371 491 136 269

kecelakaan di ketapang kalbar